Mesin peralatan laundry Pesantren
Jumlah santri di pondok pesantren Madinatul Ulum tiap tahun nya bertambah, sedangkan fasilitas atau sarana kamar mandi belum ada penambahan, kebiasaan santri yang mencuci baju sendiri di kamar mandi membuat semakin lama berada di kamar mandi hal itu menyebabkan santri yang lain harus menunggu lama untuk bisa ke kamar mandi.
Santri Petugas Laundry
Untuk mengatasi hal itu, Pondok Pesantren Madinatul Ulum pada tahun 2016 Menyediakan Jasa Laundry yang mana pengelolaan nya di kelola oleh para santri dan ustad. Harga untuk jasa laundry ini lebih murah di banding jasa laundy di luar pondok.
Dengan adanya laundry ini juga para santri tidak banyak waktu yang terbuang untuk mencuci pakaian. Dan mereka bisa lebih fokus untuk belajar
Hasil keuntungan dari laundry ini digunakan untuk membayar pekerja laundry dan keperluan pembelajaran para santri.
PKPPS MADINATUL ULUM BANDUNG
Minggu, 03 November 2019
UNIT USAHA KOPERASI
Koperasi Pesantren Madinatul Ulum
Kopontren Madinatul Ulum sangat dikenal di lingkungan para santri, koperasi ini menjadi tempat berbelanja favorit karena terkenal murah.
Kami mengambil untung untuk tiap produk memang sangat kecil dengan margin keuntungan yang sangat rendah sehingga harga di Kopontren MUB lebih murah. Karena segmen pasar yang kami bidik adalah para santri Madinatul Ulum.
Kopontren MUB merupakan milik Pondok Pesantren Madinatul Ulum Bandung. Koperasi yang dikelola oleh para santri ini sangat dikenal dengan usaha ritelnya yang cukup berkembang.
Menjual Kebutuhan santri seperti gamis, peci, sarung dll
Tujuan mendirikan koperasi ini untuk menghidupi para santri, menyejahterakan santri.
Koperasi yang beranggotakan 500 orang ini separuhnya adalah para santri dan sisanya para ustad.
“Untuk membangun koperasi ini kami banyak belajar kepada ke berbagai usaha ritel yang sudah besar. Kami hanya santri tidak yang punya keahlian usaha sebelumnya.
Penyediaan makanan cemilan
untuk mengembangkan minimarket, koperasi menerapkan pola kerja sama dengan skema mandiri dan kemitraan. Skema mandiri, adalah modal investasi dari internal koperasi, sedangkan kemitraan dilakukan dengan dua bentuk, yaitu sistem mudharabah (sistem kerja sama operasional) dan sistem musyarakah (kerja sama operasional dan permodalan).
Pada sistem mudharabah, manajemen kopontren MUB hanya menjalankan operasional dengan bagi hasil dari laba bersih, 25 % untuk pengelola dan 75 % bagi mitra. Pada sistem musyarakah, mitra menyediakan bangunan sedangkan manajemen Kopontren berinvestasi pada peralatan, sistem dan modal kerja. Pada sistem ini bagi hasil diterapkan sebanyak 50 % bagi pengelola dan 50 % bagi mitra.
kesempatan bermitra dibuka bagi para santri maupun lembaga. Minat bermitra dengan kopontren MUB ternyata sangat banyak.
Kopontren Madinatul Ulum sangat dikenal di lingkungan para santri, koperasi ini menjadi tempat berbelanja favorit karena terkenal murah.
Kami mengambil untung untuk tiap produk memang sangat kecil dengan margin keuntungan yang sangat rendah sehingga harga di Kopontren MUB lebih murah. Karena segmen pasar yang kami bidik adalah para santri Madinatul Ulum.
Kopontren MUB merupakan milik Pondok Pesantren Madinatul Ulum Bandung. Koperasi yang dikelola oleh para santri ini sangat dikenal dengan usaha ritelnya yang cukup berkembang.
Menjual Kebutuhan santri seperti gamis, peci, sarung dll
Tujuan mendirikan koperasi ini untuk menghidupi para santri, menyejahterakan santri.
Koperasi yang beranggotakan 500 orang ini separuhnya adalah para santri dan sisanya para ustad.
“Untuk membangun koperasi ini kami banyak belajar kepada ke berbagai usaha ritel yang sudah besar. Kami hanya santri tidak yang punya keahlian usaha sebelumnya.
Penyediaan makanan cemilan
untuk mengembangkan minimarket, koperasi menerapkan pola kerja sama dengan skema mandiri dan kemitraan. Skema mandiri, adalah modal investasi dari internal koperasi, sedangkan kemitraan dilakukan dengan dua bentuk, yaitu sistem mudharabah (sistem kerja sama operasional) dan sistem musyarakah (kerja sama operasional dan permodalan).
Pada sistem mudharabah, manajemen kopontren MUB hanya menjalankan operasional dengan bagi hasil dari laba bersih, 25 % untuk pengelola dan 75 % bagi mitra. Pada sistem musyarakah, mitra menyediakan bangunan sedangkan manajemen Kopontren berinvestasi pada peralatan, sistem dan modal kerja. Pada sistem ini bagi hasil diterapkan sebanyak 50 % bagi pengelola dan 50 % bagi mitra.
kesempatan bermitra dibuka bagi para santri maupun lembaga. Minat bermitra dengan kopontren MUB ternyata sangat banyak.
Langganan:
Komentar (Atom)
KEGIATAN USAHA LAUNDRY PESANTREN
Mesin peralatan laundry Pesantren Jumlah santri di pondok pesantren Madinatul Ulum tiap tahun nya bertambah, sedangkan fasilitas atau sa...
-
PESANTREN TAHFIDZ AL-QUR’AN, DARUL HADITS DAN DAKWAH MADINATUL ‘ULUM BANDUNG No. Statistik Depag RI : 51.2.32.73.06.113 Pengesahan ...
-
PPS Madinatul Ulum Cabang Ciwidey Kab Bandung PKPPS Madinatul Ulum Bandung Cabang Ciwidey yabg terletak di Kp Ranca Cangkuang Desa Cuk...
-
Program Kesetaraan adalah jalur pendidikan nonformal yang difasilitasi oleh Pemerintah untuk siswa yang belajarnya tidak melalui jalur sekol...




